Bicara soal diet, mungkin kebanyakan orang mengartikannya dengan upaya menurunkan berat badan. Umumnya, diet dilakukan dengan cara mengurangi porsi makan dan membatasi jenis makanannya. Banyak pula yang beranggapan bahwa diet itu untuk orang-orang kegemukan yang ingin kurus. Padahal, diet bukan semata bertujuan menurunkan berat badan.
Kata “diet” merupakan kata serapan dari bahasa Inggris. Secara harfiah, diet berarti “makanan yang biasa dimakan”. “Diet” sendiri berakar dari bahasa Yunani Kuno yang artinya “cara hidup”. Jadi, makna asli dari “diet” adalah kebiasaan makan yang menjadi gaya hidup.
Sebagai contoh, kalau sehari-harinya Anda sering mengonsumsi makanan manis, bisa dibilang Anda menjalani diet tinggi gula. Lain lagi halnya jika Anda terbiasa banyak makan buah dan sayur, berarti Anda sedang melakukan diet tinggi serat.
Dalam artian murninya, diet ialah pola makan bergizi seimbang. Tujuan masing-masing orang melakukan diet pastinya berbeda-beda. Mulai dari menurunkan berat badan, menaikkan berat badan, menjaga kesehatan, memulihkan kesehatan setelah sakit, atau mengelola kondisi kesehatan tertentu. Dengan demikian, diet bukan hanya diperuntukkan bagi orang-orang gemuk.
Pola makan yang sehat dan seimbang membantu setiap organ tubuh bekerja lebih efisien. Jika nutrisi dalam tubuh tidak tercukupi dengan baik, metabolisme tubuh akan menurun. Hasilnya, Anda jadi lebih gampang sakit dan mengalami perubahan berat badan secara drastis.







